Asa Penuh Semangat dari Pelabuhan Rakyat

WhatsApp Image 2018-03-09 at 1.56.24 PM

oleh: EA Team – Group E EFCT AEIF 2017

 

              Hey, folks!

Seperti lirik lagu raja dangdut Rhoma Irama, darah muda, darahnya para remaja. Masa muda, masa yang berapi-api. Begitu juga kami, yang tergabung dalam EA Team, dengan penuh semangat tiap pekannya untuk bertemu adik-adik peserta belajar bahasa Inggris gratis!

Tunggu dulu, EA Team itu sebenarnya apa, sih?

Jadi, EA, atau singkatan dari Education is an Alpha, adalah kelompok yang dibentuk dan dipertemukan oleh takdir tak terduga, yakni kegiatan Emerging Future Community Teacher (EFCT) 2017 hasil gagasan UPT Bahasa Universitas Tanjungpura setelah melalui tahap seleksi dan terpilih 40 peserta untuk mendapatkan pelatihan pengajaran non-formal dalam kegiatan EFCT Camp pada 25 November-24 Desember 2017 lalu. Beranggotakan sepuluh orang yang ceria, aktif dan kreatif tak terbatas, membuat kelompok kami sangat berwarna dan hangat bersinar bagai matahari yang baru terbit.

Jika dilihat sekilas, dengan mengusung kegiatan bertemakan pengajaran berbasis bahasa Inggris gratis, tentu beberapa orang dari kami sempat merasa bingung, karena bukan berasal dari bidang Keguruan dan Ilmu Pendidikan, melainkan Ekonomi Manajemen dan Ilmu Komunikasi. Tapi kondisi tersebut sama sekali tidak menyurutkan niat kami untuk menebarkan kebaikan, khususnya demi peningkatan kualitas pendidikan daerah marjinal di wilayah kota Pontianak dan sekitarnya.

Mulai dari tahap pertama terbentuknya EA Team, kami semua tanpa terkecuali, sama-sama belajar dan mempersiapkan untuk menentukan rancangan kegiatan mengajar yang akan kami lakukan hingga Agustus 2018 mendatang. Mulai dari metode pengajaran, penyusunan silabus, materi ajar tiap pekan, hingga evaluasi semua kami bahas tuntas tiap pekannya dan memastikan agar persiapan kami matang sampai hari eksekusi kegiatan berlangsung.

Tentu, sebagai rekan tim, kekompakan, keterbukaan, dan saling memahami adalah nilai yang harus dimiliki agar kegiatan berjalan dengan lancar. Ada waktunya pula sebagai tim, setelah serangkaian persiapan yang dilakukan untuk kegiatan mengajar telah dilakukan, kami memutuskan untuk bersantai, having a great quality time. Kami saling mengenal, melebur dan menjadi sebuah kelompok yang tidak sekedar menjalankan sebuah project, namun ada perasaan yang menguatkan kami untuk memiliki kelompok ini; kekeluargaan.

Dengan adanya semangat seperti inilah, yang membuat kami bahu-membahu merampungkan persiapan mengajar, disela aktivitas dan kesibukan masing-masing. Termasuk, ketika hari di mana kami akhirnya dilepas untuk terjun langsung ke masyarakat untuk mengajar. Setelah melakukan seleksi dan survei ke berbagai lokasi, akhirnya kami memilih RT 01, Pelabuhan Rakyat, Nipah Kuning, Sungai Beliung, Pontianak Barat. Pertimbangan dilakukan mengingat jarak tempuh dari masing-masing domisili anggota EA Team dan urgensi masyarakat terhadap pendidikan non-formal yang berasal dari kalangan ekonomi menengah ke bawah, khususnya bahasa Inggris, di wilayah tersebut.

Hari disaat kami melakukan needs assessment (pendataan), adalah hari yang diluar prediksi, karena kami ternyata melakukan pendataan di tengah cuaca yang sedang tidak bersahabat. Dalam sehari, kami berhasil mendata total 6 RT dan puluhan kepala keluarga (KK) yang kemudian diseleksi untuk dipilih sebagai calon murid untuk kelas bahasa Inggris kami sebanyak total 50 murid. Setelah mendapat rekomendasi dari kepala RT setempat, tidak disangka masyarakat di kawasan Pelabuhan Rakyat dan sekitarnya menyambut dengan antusias kegiatan kami selama beberapa bulan kedepan. Lembar demi lembar fotokopi Kartu Keluarga dan Akte Lahir pun kami dapatkan, hingga melebihi target yang tentukan sebelumnya karena tingginya permintaan masyarakat untuk mendaftarkan anak-anaknya untuk mengikuti kegiatan kami.

Tidak hanya mendapat respon positif dari masyarakat sekitar, namun, kami diberikan amanah oleh ketua RT 01 untuk menggunakan salah satu rumah warga yang kosong sebagai tempat mengajar sekaligus basecamp EA Team! Merasa bersyukur karena niat kami untuk melakukan kegiatan ini seperti diijabah, kami tidak menyia-nyiakan kesempatan untuk langsung berbenah dan membersihkan rumah tersebut, sekalipun debu yang terlampau tebal dan beberapa bagian perlu tenaga ekstra untuk dibersihkan karena sudah bertahun-tahun tidak ditempati.

Melihat latar belakang keluarga di kawasan tersebut yang mayoritas berasal dari keluarga menengah ke bawah, yang bekerja sebagai nelayan serta Anak Buah Kapal (ABK), beberapa keluarga bahkan hanya memiliki orang tua tunggal, dan terdapat anak-anak yang putus sekolah, tentu membuat hati kami tersentuh dan terharu. Lelah berbayar kepuasan batin dapat membantu orang lain, adalah pencapaian tak ternilai yang bisa kami lakukan sejauh ini.

Termasuk, salah satu anggota kami di EA Team, yang menceritakan pengalamannya dalam melakukan pengajaran di kawasan Pelabuhan Rakyat. Meskipun telah beberapa kali mengikuti kegiatan kerelawanan hingga tingkat internasional dan kegiatan mengajar baik formal maupun non-formal sudah menjadi rutinitas sehari-harinya, namun Olivia  merasakan hal yang berbeda dengan kegiatan yang dijalaninya kali ini.

WhatsApp Image 2018-03-09 at 11.06.47 AM

Olivia terkesan dengan respon murid-murid yang diajarnya karena sangat aktif dan antusias dalam mengikuti pelajaran. Padahal, tidak satupun dari mereka yang mendapat materi pelajaran bahasa Inggris di sekolah. Perhatian dan apresiasi yang begitu besar dari murid-murid, membuat Olivia menjadi lebih bersemangat untuk memberikan materi belajar.

Bahkan ketika kelas berakhir, seorang murid bernama Danil, berkata kepada Olivia jika ia masih belum merasa puas belajar dalam durasi yang telah ditentukan. Ia ingin tahu lebih banyak tentang bahasa Inggris. Olivia berpesan kepada Danil, untuk rajin datang dan selalu mengikuti kelas dari EA Team. Danil pun hingga saat ini, seperti janjinya kepada Olivia, datang tiap pekannya untuk mengikuti pelajaran bersama teman-temannya.

Sebulan kegiatan berjalan telah berlalu, peserta yang mengikuti kelas EA Team pun semakin bertambah, benar-benar melampaui target yang kami perkirakan sebelumnya. Kegiatan belajar bahasa Inggris yang dilakukan oleh kami membawa efek positif bagi adik-adik di kawasan Pelabuhan Rakyat untuk lebih menambah wawasannya. Ditambah dengan mengalirnya dukungan untuk menjalankan kegiatan ini, membuat kami bersemangat untuk terus menjalankan kegiatan ini. Selalu bersyukur, sabar dan ikhlas adalah hal yang kami kedepankan. Tidak ada keterpaksaan, semua dijalani mengalir dengan rasa senang dan rindu untuk bertemu dengan adik-adik peserta kelas bahasa Inggris dari EA Team tiap pekannya.

WhatsApp Image 2018-03-09 at 11.06.48 AM

Sekalipun diluar jadwal mengajar, ketika beberapa anggota kami berkunjung untuk membersihkan basecamp secara rutin di tengah pekan, dengan sopannya, adik-adik peserta kelas EA Team juga ikut datang untuk sekedar menyapa, menyalami, dan bercanda dengan kami. Tak jarang juga mereka memberikan makanan sebagai tanda terima kasih. Seakan menjadi bukti dan membuat kami percaya, setiap perbuatan akan menuai hasil yang sepadan.

Perjalanan kami, EA Team, masih panjang hingga beberapa bulan kedepan. Namun kami optimis, melalui kegiatan ini dapat menghapus stigma negatif terhadap kawasan marjinal, dan menjadi saluran pendidikan yang tepat untuk generasi penerus di Pontianak. Pendidikan non-formal, khususnya bahasa asing seperti bahasa Inggris, selama ini dinilai sebagai sesuatu yang mahal, dan hanya bisa diperoleh kalangan tertentu yang memiliki kemampuan ekonomi lebih. Dan kami berharap, dengan kemampuan yang kami miliki dan ilmu yang telah didapatkan melalui kegiatan EFCT, dapat membantu kami dalam berkontribusi untuk masyarakat, menciptakan perubahan ke arah yang lebih baik. Semoga.

“So start from now its not about me anymore its about us we and our surrounding. Because none of us can make it alone. All of us deserve for great things in life and when you get it reach back pull someone else up each one teach one”

“Dont just aspire to make a living aspire to make a diffirence” – Denzel Washington.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *