British Culture and Learning Centre (BCLC) Untan menggelar acara Sharing and Discussion Session bertema “Study in UK” pada Senin (20/2) bertempat di ruang teater BCLC Untan. Acara yang bekerja sama dengan Radio Volare ini juga menyajikan sesi diskusi tentang Sherlock, program serial televisi yang ditayangkan oleh BBC dengan mengangkat tema “Sherlocked: Deduce Your English Beyond Classroom”. Sebanyak lebih dari 50 peserta dari berbagai kampus hadir pada acara ini.
Robiyanto, ketua pengelola BCLC Untan menyatakan, kegiatan diskusi ini sekaligus sebagai perkenalan bagi para peserta yang masih belum mengetahui tentang International English Language Testing System (IELTS). “Melalui kegiatan ini, para peserta yang sebagian besar merupakan mahasiswa menjadi paham bahwa IELTS merupakan salah satu syarat penting untuk melanjutkan studi ke negara Inggris. BCLC Untan menyediakan kelas persiapan IELTS bagi siapa pun yang berniat melakukan tes IELTS”, kata Robi.
Narasumber pada acara ini merupakan para lulusan S2 di Leicester University, Inggris yaitu Nur Hafiz Abdurahman dan Muhammad Ainur Rizqi yang saat ini aktif mengajar di Universitas Tanjungpura. Kepada para peserta, Hafiz dan Ainur berbagi tips untuk mempersiapkan diri sebelum melamar beasiswa ke Inggris. “Selain persiapan IELTS, sebelum tes wawancara, kita juga harus mempersiapkan diri dengan jawaban yang meyakinkan terutama tentang alasan dan motivasi untuk melanjutkan kuliah di kampus tujuan”, kata Hafiz. Selain itu, mereka juga bercerita tentang pengalaman mereka selama setahun berada di Leicester. “Salah satu tantangan terberat kami ketika tiba di Inggris adalah menyesuaikan diri dengan logat british yang sangat kental dari para penutur asli di sana”, ujar Ainur.
Para peserta mengaku senang dengan penyelenggaraan acara ini. Ramadhan Imanul Huda, mahasiswa FKIP IAIN Pontianak mengatakan, sesi diskusi tentang serial TV Sherlock menjadi bagian favoritnya karena tak hanya membahas tentang alur cerita serial tersebut, namun juga banyak idiom baru yang ia dapat melalui acara ini. Ia menambahkan, “Yang lebih menyenangkan lagi, saya juga mendapat hadiah doorprize dari acara ini”. Ramadhan mengharapkan, kegiatan seperti ini akan lebih sering dilaksanakan agar bisa mempraktekkan kemampuan Bahasa Inggris bersama para peserta dari kampus lainnya.






