Jum’at (19/10) UPT Bahasa Untan memfasilitasi perayaan wisuda bagi 31 volunteer di kegiatan Emerging Future Community Teacher (EFCT). Kegiatan ini sebagai bentuk apresiasi bagi para volunteer yang telah berhasil mengajar anak-anak di daerah marginal sejak Januari – akhir Juli 2018. EFCT merupakan proyek rintisan alumni Amerika Serikat di Pontianak yang berhasil memenangkan Alumni Engagement Innovation Fund (AEIF) 2017 dari Kedutaan Besar Amerika Serikat.
Kemeriahan perayaan Graduation Project EFCT dihiasi oleh keindahan budaya daerah dan internasional yang terlihat dari kostum para volunteer. Mereka tidak hanya memakai kostum yang menarik tapi juga mempersembahkan penampilan kebudayaan yang memukau.
Penampilan dari setiap kelompok volunteer E, F, C, dan T sangatlah beragam seperti menyanyi, membaca puisi, fashion show, menari, dll. Kelompok pertama yang tampil ialah kelompok E. Kelompok ini diberi nama EA (Education is an Alpha). Kelompok EA menyanyikan lagu dari berbagai negara yang mewakili kostum mereka. Setelah itu, kelompok F yang diberi nama FT (Fantastic Teacher) juga menampilkan kemampuan menyanyi dan berpuisi mereka. Sedangkan kelompok C yang diberi nama CFC (Care for Children) menampilkan tarian “Jepin Pontianak” dengan menggunakan baju adat melayu. Serunya, penampilan tarian Jepin Pontianak dari kelompok C tersebut juga diikuti oleh semua volunteer yang hadir pada waktu itu. Antusias dari semua volunteer sangat terlihat dari wajah dan gerakan mereka saat melakukan tarian tersebut. Setelah itu, kelompok T yang diberi nama Super-T (Super Teacher) menampilkan fashion show tiga etnis (Melayu, Dayak dan Cina) serta berpuisi yang dibarengi oleh menyanyi.
Ibu Stella Prancisca selaku ketua project EFCT sekaligus kepala UPT Bahasa UNTAN sangat mengapresiasi penampilan luar biasa yang dipersembahkan oleh setiap kelompok. Salah satu volunteer, Gelbyn, memberikan kesan dan pesan setelah mengajar melalui program EFCT, “Saya sangat bangga bisa bertemu dengan anak-anak yang berada di daerah Tembelan Sampit. Mereka adalah keluarga saya begitu juga dengan para pengajarnya. Saya juga sangat bahagia bisa bertemu dengan orang-orang hebat di EFCT ini. Saya ingat kata-kata dari Ibu Stella yaitu suatu saat kelak, kamu akan dikumpulkan dengan orang yang bersuhu sama dan bertujuan yang sama”.
Kegiatan ditutup dengan kesan dan pesan dari Ibu Stella setelah proyek EFCT ini selesai. Beliau mengucapkan terima kasih atas kerjasama baik yang telah dilakukan oleh para volunteer selama mengajar di daerah masing-masing. Beliau berharap dengan kegiatan ini, akan lebih banyak lagi anak muda yang peduli dengan lingkungan di sekitarnya dan berkontribusi aktif dalam pengembangan Kalimantan Barat.
















