Access Pontianak – UPT Bahasa Untan Pontianak bekerja sama dengan Regional English Language Office (RELO) dan Lembaga Bahasa Internasional Universitas Indonesia (LBI UI) Jakarta sukses menggelar Weekend Workshop bertema “Being A Professional Tour Guide” selama 3 hari, pada 17-19 Desember 2016 lalu. Weekend Workshop ini merupakan bagian dari program English Access Microscholarship Program yang ditujukan untuk para siswa-siswi penerima beasiswa Access.

Weekend Workshop bertema “Being A Professional Tour Guide”
Sebanyak 60 peserta yang terdiri dari 20 mahasiswa dan 40 siswa siswi tingkat Sekolah Menengah Atas (SMA) menghadiri Weekend Workshop ini. Fasilitator dari LBI UI, Ibu Meutia Ranthy memberikan berbagai materi tentang tour guiding. Praktik dari teori yang disampaikan terlaksana di beberapa tempat wisata di Kota Pontianak seperti di Museum Kalimantan Barat, Taman Alun Kapuas, Aloe Vera Center, Tugu Khatulistiwa Pontianak, dan Rumah Radakng.

“Tempat-tempat tersebut kami pilih sebagai destinasi praktik tour guide workshop ini karena sudah terkenal sebagai landmark kota Pontianak dan selalu ramai dikunjungi oleh para wisatawan baik wisatawan lokal maupun mancanegara”, ujar Endah Setya Ningsih, salah seorang pengajar Access Site Pontianak.
Dalam weekend workshop ini, para peserta dibagi menjadi 6 kelompok dan setiap peserta dari kelompok tersebut mendapat giliran untuk praktik menjadi seorang tour guide profesional di tempat-tempat wisata yang sudah ditentukan. Praktik menjadi tour guide ini dimulai dari dalam bis pariwisata oleh salah seorang peserta. Museum Kalimantan Barat yang terletak di Jalan Ahmad Yani Pontianak merupakan tempat praktik pertama. Di sana, para peserta memaparkan tentang beragam miniatur rumah adat dari berbagai kabupaten di Kalimantan Barat.

Setelah praktik di Museum Kalbar, perjalanan dilanjutkan ke Taman Alun Kapuas. Bergantian dengan kelompok lainnya, para peserta dari kelompok berikutnya menjelaskan tentang beragam hal terkait lokasi yang dikunjungi. Setelah Taman Alun Kapuas, praktik dilanjutkan di Aloe Vera Center yang terletak di Jalan 28 Oktober Pontianak Utara. Para pegawai Aloe Vera Center yang saat itu sedang bertugas menyambut hangat para peserta weekend workshop ini. Mereka menjelaskan tentang keunggulan lidah buaya yang menjadi salah satu produk unggulan kota Pontianak dan sudah diekspor ke berbagai kota dan negara. Tugu Khatulistiwa dan Rumah Radakng menjadi destinasi praktik selanjutnya. Dalam sesi praktik terakhir ini, para peserta tampak tetap bersemangat memaparkan tentang masing-masing tujuan wisata.

Stella Prancisca, kepala UPT Bahasa Untan sekaligus koordinator Access Pontianak menyambut baik kegiatan ini. “Kota Pontianak memiliki potensi wisata yang tak kalah luar biasa dibanding negara tetangga. Apalagi Pontianak bertetangga dengan negara lain seperti Malaysia dan Singapore sehingga tak hanya menarik bagi turis lokal, namun juga turis mancanegara. Kegiatan yang dilaksanakan oleh Access Pontianak ini sangat bermanfaat tidak hanya untuk para siswa-siswi Access, namun juga untuk Indonesia, terutama kota Pontianak”, tutupnya.