5 Usaha Kekinian Terpilih pada Sustainable Entrepreneurship Camp 2018

Senin (24/09) UPT Bahasa Untan mengadakan kegiatan Sustainable Entrepreneurship Camp 2018. Kegiatan wirausaha berkelanjutan ini berlangsung selama tiga hari dari tanggal 21 – 23 September 2018. Para peserta Sustainable Entrepreneurship Camp 2018 terdiri dari mahasiswa aktif dan alumni Universitas Tanjungpura yang memiliki minat dan bakat untuk menjadi seorang wirausahawan.

Sustainable Entrepreneurship Camp 2018 dimulai dengan materi Win the World by Being an Entrepreneur dan How to Make Financial Report oleh Bapak Vitriyan Espa, dosen Fakultas Ekonomi Untan. Beliau menjelaskan keunggulan menjadi seorang wirausahawan dan memotivasi peserta untuk menjadi seorang wirausahawan yang pandai melihat peluang serta visioner.

Pada hari kedua Sustainable Entrepreneurship Camp 2018, peserta mendapatkan kesempatan untuk praktek langsung pembuatan roti. Kegiatan ini difasilitasi langsung oleh Bapak Ir. Suko Priyono, dosen Fakultas Pertanian Universitas Tanjungpura. Peserta berkreasi untuk membuat roti dengan berbagai bentuk yang unik dan dengan cita rasa yang mumpuni. Kegiatan dilanjutkan dengan penjelasan mengenai Business Model Canvas (BMC) oleh Pak M. Fahmi, dosen Fakultas Ekonomi Untan. Materi ini sangat esensial untuk para peserta yang akan memulai dan mengembangkan ide bisnisnya. Selanjutnya para peserta mengikuti sharing session dengan Anggit Dimas Anggoro, peserta YSEALI Academic Fellowship Program on Social Entrepreneurship and Economic Development 2018. Mas Anggit berbagi mengenai informasi beasiswa dan juga pengalamannya sebagai wirausahawan sosial. Sesi ini diharapkan dapat memotivasi para peserta agar lebih mantap menggeluti dunia wirausaha.

Ibu Stella Prancisca selaku Kepala UPT Bahasa Untan juga mengisi materi pada hari kedua Sustainable Entrepreneurship Camp 2018. Beliau berbagi informasi mengenai peluang wirausaha dan magang di Student Union UPT Bahasa Untan. Ibu Stella berharap dengan diadakannya Sustainable Entrepreneurship Camp 2018, mahasiswa aktif dan alumni dari Universitas Tanjungpura dapat terinspirasi dan berlomba-lomba untuk menciptakan produk yang inovatif sebagai ikon Untan yang tentunya mengacu pada nilai-nilai keberlanjutan (sustainability).

Pada sesi berikutnya, tim UPT Bahasa Untan mendatangkan dua wirausahawan muda lulusan Untan yang sukses dengan usahanya. Peserta Sustainable Entrepreneurship Camp 2018 berkesempatan mendengarkan cerita sukses dan berdiskusi dengan Hafiz Waliyuddin, pendiri Angkuts, serta Tati Hartanti, pendiri El Healthy Kitchen. Hari kedua ditutup dengan penjelasan singkat mengenai presentasi bisnis yang akan dihadapi para peserta di hari terakhir kegiatan.

Pada hari terakhir Sustainable Entrepreneurship Camp 2018, peserta memulainya dengan bermain Brain Wars yang mengasah kemampuan berpikir cepat dan pengetahuan umum mereka. Kegiatan lalu dilanjutkan dengan materi Sustainable Entrepreneurship yang mengenalkan konsep Sustainability Compass sebagai acuan dalam merencanakan ide usaha para peserta. Rangkaian terakhir pada kegiatan Sustainable Entrepreneurship Camp 2018 adalah presentasi ide bisnis dari para peserta. Setelah mereka menjelaskan ide-ide mereka yang menarik, juri memilih 5 ide bisnis yang paling kreatif dan inovatif. Ini dia 5 ide bisnis yang terpilih pada Sustainable Entrepreneurship Camp 2018:

  1. Amubite
  2. Healthy Drink
  3. Teri Teriak
  4. Mubag Berkah
  5. Entomologi Andromeda

Selamat kepada para peserta dengan ide bisnis terpilih! Kelima usaha ini akan diberikan modal usaha oleh UPT Bahasa Untan dan produk mereka juga akan tersedia di Student Union nantinya. Ingin mengikuti kegiatan seru lainnya dari UPT Bahasa Untan? Jangan lupa pantau terus berita terkini dari UPT Bahasa Untan di akun Instagram kami @uptbahasauntan dan FB Page kami di @uptbahasauntanptk.

UPT Bahasa Untan

A Solution for Better Human Resources

Tinggalkan Balasan