AS Tingkatkan Investasi di Kalbar

Duta Besar Amerika Serikat Joseph R Donovan Jr mengatakan pihaknya berusaha untuk terus mempromosikan peluang perdagangan dan investasi di Indonesia, termasuk Kalimantan Barat kepada para pemodal di negara adidaya tersebut.

“Kami ingin terus meningkatkan dan memperluas kerjasama ekonomi, baik dengan pemerintah Indonesia, Provinsi Kalimantan Barat dan daerah di bawahnya,” ujarnya kepada Pontianak Post saat mengunjungi American Corner Universitas Tanjungpura, kemarin (12/7).

Dia menjelaskan, saat ini sudah ada sejumlah investor Amerika Serikat yang berbisnis di Kalimantan Barat di berbagai sektor. Namun dia yakin jumlah investor dan nilai investasinya akan meningkat seiring komitmen Pemerintah Indonesia untuk mempermudah aktivitas dunia usaha. Apalagi, kata dia, Pemerintah AS sudah menyatakan akan meningkatkan bisnis di Indonesia.

“Belum lama ini Wakil Presiden AS (Mike Pence) mengunjungi Indonesia dan bertemu dengan Presiden Jokowi untuk membahas kemitraan strategis dengan Indonesia. Kemitraan strategis ini akan fokus pada bidang bidang kerjasama dan investasi,” tambah dia.

Selain itu, Kedubes AS bekerjasama dengan Amcor Untan juga mengampanyekan peran perempuan di Kalbar untuk menjadi wirausaha hijau atau ecopreneur. Menurutnya, ekonomi hijau dapat dilihat sebagai paradigma ekonomi baru, mendorong pertumbuhan pendapatan dan lapangan kerja, sekaligus solusi kelestarian lingkungan. “Ini merupakan ekonomi alternatif yang memanfaatkan barang daur ulang, dan bisa meningkatkan ekonomi perempuan,” katanya.

Di luar masalah ekonomi, AS kata dia juga melakukan berbagai kerjasama dalam bidang kesehatan dan lingkungan hidup di Kalimantan Barat. “Melalui program USAID banyak kemitraan yang kita bina, terutama persoalan kesehatan masyarakat, penanganan penyakit tropis, lingkungan hidup, masalah gambut dan kelestarian hutan,” sebutnya.

Keluarnya AS dari perjanjian perubahan Iklim di Paris (Paris Agreement) pada tahun ini, kata dia, tidak akan membuat komitmen Amerika Serikat berkurang untuk mengampanyekan pelestarian lingkungan di Kalbar. “Presiden Donald Trump memutuskan keluar dari perjanjian karena merasa itu tidak adil untuk para pembayar pajak di AS. Tetapi bukan berarti kami tidak peduli dalam perubahan iklim. Dalam lima tahun terakhir emisi karbon di AS sudah turun 11 persen,” jelas dia.

Dia juga medorong para pelajar dan mahasiswa di Kalbar untuk mengambil studi di AS. Kata dia, saat ini banyak sekali program beasiswa yang tersedia. “Angka kunjungan orang Indonesia untuk studi ke AS meningkat 7 persen pada tahun lalu,” kata dia.

Hal ini diapresiasi Rektor Untan Prof Dr Thamrin Usman DEA. “Kami berharap Amerika Serikat bisa mendukung program peningkatan sumber daya manusia di Kalbar. American Corner Untan yang sudah ada sejauh ini cukup membantu dalam penyediaan informasi dan fasilitasi untuk pendidikan,” pungkas dia.

 

Source : http://www.pontianakpost.co.id/tingkatkan-investasi-di-kalbar

Tinggalkan Balasan